Aku membuktikan kemampuanku tidak dengan kebanggaan universitasku. Aku lebih bangga pada diriku karena mampu bertahan dari celaan-celaan "belajar di universitas antah berantah". Terkadang aku ingin berbagga diri, tapi apa daya, aku sendiri tidak memiliki kebanggaan atas universitas antah berantah itu. Justru kebencianya tetap tersimpan sampai sekarang. Gusti Allah paringi hambamu kebesaran hati untuk menepikan kebencian ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar